Slimming | Detox | Rejuvenation
Udara dingin justru percepat pembakaran lemak

Udara dingin justru percepat pembakaran lemak

Udara dingin justru percepat pembakaran lemak?

Di akhir tahun cuaca seringkali berubah menjadi lebih dingin. Namun jangan terburu-buru membeli pemanas atau mencari cara untuk menghangatkan tubuh, terutama jika Anda sedang berdiet. Udara yang semakin dingin di akhir-akhir tahun justru bisa memberikan manfaat bagi Anda yang berusaha menurunkan berat badan.

Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa udara yang dingin membantu tubuh membakar lebih banyak lemak dan kalori sekaligus mengubah lemak yang buruk menjadi lemak baik. Orang dewasa memiliki banyak jenis lemak putih yang disebut dengan lemak jahat serta hanya sedikit lemak cokelat atau lemak sehat. Lemak cokelat ini berfungsi untuk membakar kalori dan menghasilkan panas tubuh.

Bayi memiliki banyak lemak cokelat yang membantu mereka menjaga tubuh tetap hangat, sementara orang dewasa yang memiliki lebih banyak lemak cokelat biasanya lebih langsing dibandingkan dengan yang memiliki sedikit lemak cokelat, seperti dilansir oleh Daily Mail (09/10).

Peneliti dari Yale University menjelaskan bahwa hasil penelitian ini bisa membantu melawan obesitas dan masalah kesehatan yang berkaitan dengan obesitas seperti diabetes tipe-2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, penyakit saraf, dan kanker. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Cell ini juga menunjukkan bahwa saraf pada otak yang mengontrol rasa lapar juga mengontrol perubahan lemak putih menjadi lemak cokelat.

Pada awal tahun ini peneliti dari Australia juga menemukan bahwa tidur di ruangan yang lebih dingin bisa membantu menurunkan berat badan. Meski begitu, hingga saat ini peneliti masih belum mengetahui bagaimana cara menambah dan mengecilkan lemak cokelat dalam tubuh manusia. Mereka hanya mengetahui bahwa udara dingin meningkatkan jumlah lemak cokelat sekitar 30 – 40 persen

sumber :
https://www.merdeka.com/sehat/udara-dingin-justru-percepat-pembakaran-lemak.html