Slimming | Detox | Rejuvenation
Makanan Tinggi Protein dan Rendah Karbohidrat

Makanan Tinggi Protein dan Rendah Karbohidrat

Protein dibutuhkan dalam jumlah yang cukup tinggi. Para ahli merekomendasikan asupan protein harian sekitar 46 gram untuk perempuan , 56 gram untuk laki-laki dan juga bisa disesuaikan dengan Berat Badannya yaitu sekitar 1 – 1,5 gr / kg BB.

Manfaat protein beragam, mulai dari membangun sistem imun, membentuk otot, mengurangi stres, menguatkan tulang, meningkatkan mood, regulasi hormon, dan lainnya.

Berikut ini adalah beberapa makanan sehat tinggi protein.

1. Dua butir telur rebus
Telur merupakan salah satu sumber makanan tinggi protein yang mudah ditemukan. Satu telur ukuran besar rata-rata mengandung 6 gram protein dan hanya 0,6 karbohidrat. Telur juga Terdiri dari vitamin B-kompleks yang disebut kolin, kuning telur diklaim dapat memaksimalkan fungsi neurologis otak dan mengurangi risiko peradangan

2. Selai kacang
Kacang tanah mengandung protein lebih dari kacang lainnya serta kacang-kacangan kaya akan lemak sehat yang berserat tinggi. Protein di dalamnya dapat mencegah asupan kalori berlebihan dari asupan diet yang biasa Anda makan. Satu sendok selai kacang (30 gram) bisa memberikan suntikan 8 gram protein dan 6 gram karbohidrat. Kombinasikan dengan batang seledri dan cemilan tersebut hanya mengandung 12 gram karbohidrat.

3. Keju
Keju mengandung protein yang cukup tinggi, bahkan jika mengonsumsi keju sebanyak 100 gram maka akan mampu mencukupi 25% dari kebutuhan protein tubuh. Sajikanlah keju bersama anggur tinggi antioksidan untuk suntikan energi di sore hari.

4. Greek yoghurt
Aromanya tajam dan mengenyangkan, greek yoghurt mengandung dua kali protein ketimbang yoghurt biasa, yakni sekitar 10 hingga 20 gram tergantung mereknya. Jumlah ini sama dengan 2 sampai 3 ons daging tanpa lemak. Konsumsi Yogurt Saat Perut Kosong Lebih Dianjurkan. Kandungan gulanya lebih rendah (sekitar 5-8 gram, dibandingkan dengan 12 gram atau lebih) daripada yogurt biasa, namun tetap memiliki kadar vitamin dan mineral yang tinggi. Greek yogurt juga biasanya lebih mahal dari yogurt biasa dikarenakan lebih banyak susu yang dipakai dalam pembuatannya.

5. Biji labu
Biji labu mengandung 7 gram protein per 30 gram sajian dan mengandung tinggi antioksidan, zat besi, seng, potasium, kalsium, magnesium, dan nutrisi lainnya. Meski bentuknya kecil, biji labu bisa memberikanmu lebih dari sekadar pengganjal perut antara makan siang dan malam. Untuk menyajikannya, kamu bisa memanggangnya dengan minyak kedelai kaya mineral atau memanggangnya di teflon. Ilustrasi edamame(Wikimedia Commons)

6. Edamame
Makanan yang sering disajikan di restoran Jepang ini adalah sumber protein yang sangat baik. Seperti daging dan susu, edamame mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh. Setiap 50 gram sajian edamame mengandung sekitar 6 gram protein dan 4 gram karbohidrat, lho.
7. Protein
shake Nutrisi yang terkandung berbeda-beda dari setiap merek, maka penting bagi kamu untuk memastikan kandungan terbaik dari setiap produk yang kamu konsumsi.

8. Keju Cottage
cottage Keju cottage mengandung sekitar 11 gram protein dan 3,4 gram karbohidrat per 100 gram sajian. Makanan ini tinggi kasein, praktis dan protein yang terkandung mudah dicerna. Campurkan keju cottage dengan selai kacang, madu dan stroberi atau nanas dan blueberry jika kamu suka makanan manis. Kamu juga bisa mencampurkannya dengan lemon pepper untuk membuat Tzatziki dan mencelupkan sayuran kesukaan ke dalamnya.

9. Ikan Tuna
Ikan tuna memiliki lemak dan kalori yang rendah sehingga sebagian besar yang terkandung dalamnya adalah protein. Seperti ikan lainnya, tuna mengandung nutrisi yang kaya akan lemak omega-3. Dalam 1 ons una mengandung 30 gram protein dan 157 kalori.

10. Dendeng
Dendeng mengandung protein lebih besar daripada dua dada ayam, setengah kalori dari jambu monyet, sangat praktis, dan tidak perlu disimpan dalam kulkas.

11. Kalkun
Ayam Kalkun menyediakan protein kelas satu bagi perkembangan dan perbaikan berbagai jaringan tubuh. Selenium yang terkandung didalamnya berfungsi sebagai antioksidan dan membantu untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Setiap 100 gram sajian kalkun mengandung 30 gram protein dan hanya 0,1 gram karbohidrat, sangat disarankan untuk dikonsumsi daripada ayam pedaging.

12. Almond
Kacang almond dikemas dengan kolesterol HDL yang bisa melindungi jantung, serat, selenium, seng, magnesium, vitamin E dan B, serta mengandung 10 gram protein per 50 gram sajian. Hanya segenggam almond saja—kira-kira 1 ons—mengandung 1/8 dari kebutuhan protein kita.

13. Tahu
Tofu atau tahu mengandung sekitar 8 gram protein dan 1,9 grm karbohidrat per 100 gram sajian. Tak hanya bagi para vegan, tofu juga bisa dikonsumsi bagi para pemakan daging. Untuk membuatnya lebih berasa, potong tahu menjadi dadu dan goreng menggunakan bubuk cabai. Ingin alternatif lainnya? Tofu terbuat dari susu kedelai segar yang dibekukan. Maka, kamu bisa mencoba memasukannya ke dalam kotak pembuat es dan mendinginkannya. Mirip seperti bagaimana keju dibuat.

Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/01/09/103257820/15-makanan-tinggi-protein-dan-rendah-karbohidrat.